Diskusi dan Strategi Koperasi Desa Merah Putih 2026

Sabtu, 20 Desember 2025 — Yayasan Meira Visi Persada kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Webinar Series ke-35. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini mengangkat tema “Diskusi dan Strategi Koperasi Desa Merah Putih 2026” dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan akademisi, praktisi koperasi, serta masyarakat umum.

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber kompeten yang membahas strategi pengembangan koperasi desa dari berbagai perspektif, mulai dari agribisnis, transformasi digital, hingga strategi branding dan penguatan kepercayaan publik.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Mitra Musika Lubis, SP., M.Si dari Universitas Medan Area dengan tema “Koperasi Merah Putih Agribisnis dan Pemberdayaan Masyarakat Desa”.

Dalam pemaparannya, Dr. Mitra menekankan pentingnya koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa berbasis agribisnis. Ia menjelaskan bahwa optimalisasi potensi lokal, penguatan rantai pasok, serta peningkatan kapasitas petani dan pelaku UMKM desa menjadi kunci keberhasilan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Koperasi Desa Merah Putih harus mampu menjadi pusat distribusi, produksi, sekaligus pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Wasiman, S.E., M.M. dari Universitas Putera Batam dengan tema “Strategi Koperasi Bersaing di Era Digital”.

Ia memaparkan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Koperasi dituntut untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan administrasi, pemasaran produk, hingga pelayanan anggota.

Dr. Wasiman juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi pengurus koperasi agar mampu bersaing dengan badan usaha lain yang telah lebih dulu memanfaatkan platform digital sebagai sarana ekspansi pasar.

Sesi terakhir disampaikan oleh Dr. Dina Lusianti, S.E., M.M., AAK dari Universitas Muria Kudus dengan tema “Strategi Branding dan Kepercayaan Publik Koperasi Desa Merah Putih”.

Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa branding yang kuat dan transparansi pengelolaan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap koperasi.

Menurut Dr. Dina, koperasi harus mampu membangun citra profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman agar semakin dipercaya masyarakat serta mampu menarik generasi muda untuk terlibat aktif.

Webinar berlangsung dengan lancar hingga akhir acara. Sesi tanya jawab yang interaktif menjadi salah satu bagian paling menarik, di mana peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para narasumber.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu penguatan Koperasi Desa Merah Putih menjadi perhatian penting dalam menghadapi tantangan ekonomi tahun 2026.

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *